Sidoarjo – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo, setelah ratusan siswa dari 19 lembaga pendidikan diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penghentian dilakukan sambil menunggu hasil evaluasi dan pemeriksaan laboratorium sampel makanan.
Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur Teguh Bayu Wibowo mengatakan, sampel makanan telah diambil Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dan kepolisian untuk diperiksa. “Untuk saat ini, SPPG kita berhenti operasional. Selanjutnya, hasil lab dan lain-lain kita tunggu untuk satu minggu ke depan,” kata Teguh, Rabu (2/9/2026) dini hari.
SPPG Kalitengah diketahui melayani sekitar 2.800 porsi MBG setiap hari, dengan sekitar 1.000 porsi disalurkan ke Pondok Pesantren Manbaul Hikam. Hingga Rabu pagi, lebih dari 500 santri dan siswa diduga mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG dan telah mendapat penanganan di delapan rumah sakit. BGN masih menunggu hasil laboratorium untuk menentukan apakah penghentian operasional SPPG akan dilanjutkan secara permanen.

