PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memastikan rencana penyesuaian organisasi yang dilakukan PT Tokopedia tidak memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan perseroan. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (4/7/2026), Direktur GOTO Simon Tak Leung Ho menyatakan tidak akan ada pengaruh signifikan terhadap bagian laba bersih GOTO maupun biaya layanan e-commerce yang diterima dari Tokopedia. Saat ini, GOTO tercatat memiliki 24,99 persen saham Tokopedia, sedangkan 75,01 persen sisanya dimiliki ByteDance, induk perusahaan TikTok.
GOTO menjelaskan investasinya di Tokopedia dicatat menggunakan metode ekuitas sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228, sehingga potensi dampak keuangan hanya terbatas pada akun laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama. Perseroan juga menilai langkah penyesuaian organisasi tersebut merupakan bagian dari strategi bisnis Tokopedia untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Sementara itu, manajemen TikTok mengonfirmasi tengah melakukan penyelarasan organisasi, khususnya pada divisi riset dan pengembangan (R&D), guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang. Meski demikian, perusahaan tidak mengungkapkan jumlah karyawan yang terdampak. Penjelasan tersebut muncul setelah beredar kabar di media sosial yang menyebut Tokopedia melakukan PHK besar-besaran hingga menyisakan sekitar 10 persen karyawan. TikTok menegaskan keputusan tersebut bukan hal yang mudah dan perusahaan akan memberikan dukungan kepada para karyawan yang terdampak selama masa transisi.

