Surabaya – Di tengah ketidakpastian ekonomi global saat ini, masyarakat lebih banyak memilih menginvestasikan uangnya dalam bentuk emas maupun berlian. Pasalnya, potensi investasi benda tersebut pada tahun 2026 saat ini memiliki potensi keuntungan yang lebih besar.
Potensi investasi berupa emas dan perhiasan seperti liontin ataupun berlian saat ini menjanjikan keuntungan lebih di tengah ketidakpastian ekonomi global. Tren harga emas cenderung terus meningkat. Meskipun emas batangan lebih unggul untuk investasi murni, namun investasi perhiasan berlian juga cukup banyak diminati masyarakat karena memiliki fungsi ganda seperti nilai investasi dan estetika yang bisa dipakai, terutama populer di kalangan anak muda.
Sementara itu ketika kondisi ekonomi global menunjukkan tanda-tanda ketidakpastian, berlian mulai dilihat sebagai opsi investasi yang aman. Seperti halnya emas, berlian menawarkan nilai yang cenderung stabil dan bisa menjadi pilihan investasi. Generasi milenial dan Gen Z semakin menjadi target utama pasar berlian. Mereka lebih memilih produk yang memiliki cerita di baliknya, seperti proses yang etis dan ramah lingkungan.
Berlian sintetis memiliki potensi besar untuk menjawab kebutuhan ini, sehingga pasar berlian ramah lingkungan diperkirakan akan tumbuh signifikan. General Manager Frank & co, Rolly Soesanto mengatakan, kondisi pasar emas dan perhiasan saat ini sedang banyak di minati masyarakat untuk investasi kedepan. Masyarakat juga banyak yang menginvestasikan dengan belanja perhiasan seperti berlian yang mempunyai manfaat lebih, yakni untuk investasi dan estetika untuk dipakai sehari-hari.
“Jadi di tengah kondisi market yang seperti ini, in this economy dimana kita lagi gojang-ganjing masalah emas, masalah apa itu namanya, dolar, demand-nya masih stabil. Karena kan harga emas semakin naik kemarin, tapi kan harga berlian belum naik. Dan kita belum melakukan adjustment harga. Dan orang ingat kalau berlian itu tidak bisa dijadikan investasi. Tapi beauty investment dimana nilai legacy-nya itu lebih tinggi. Jadi kalau kita mau memberikan harganya sekarang 15 juta, 20 tahun lagi mungkin 30 juta. Tapi kalau emas kan fluktuatif, itu yang bisa dijadikan sebagai investasi. Di tengah itu kita masih belum ada gojang-ganjing gimana,” ungkap Rolly Soesanto, General Manager Frank & co, Minggu (10/5/2026).
Sementara itu, setelah sukses menggelar perayaan 30 tahun di Gedung Bersejarah A.A. Maramis, Jakarta, Frank & co. melanjutkan rangkaian anniversary ke-30 melalui sebuah immersive exhibition bertajuk “30 Years of Real Love: Frankly That’s Love” di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, yang berlangsung pada 7–17 Mei 2026. Lebih dari sekadar brand perhiasan, Frank & co. telah menjadi bagian dari cerita cinta ribuan pasangan di Indonesia, menghadirkan karya yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki makna yang mendalam.
Filosofi “When You Know, You Know” yang merupakan tema ulang tahun ke-30 ini lahir dari sebuah kebenaran sederhana tentang cinta sejati. Sama halnya dengan berlian alami yang terbentuk selama miliaran tahun di dalam bumi, keasliannya akan langsung terasa. Melalui tema ini, Frank & co. mengajak audiens untuk menemukan kembali arti cinta sebagai sesuatu yang tidak perlu dibuktikan, melainkan sesuatu yang pasti dirasakan.
Exhibition “30 Years of Real Love: Frankly That’s Love” ini dirancang sebagai pengalaman imersif yang mengajak pengunjung untuk memahami perjalanan berlian secara lebih mendalam. Pengunjung diajak untuk memahami narasi di balik setiap karya: dari pembentukan karbon mentah hingga menjadi mahakarya timeless. Melalui storytelling dan pengalaman sensorik, Frank & co. ingin menegaskan kembali komitmennya dalam menciptakan koneksi emosional yang mendalam dengan pelanggannya.(ss)

