Jakarta – Presiden Prabowo Subianto disebut sangat marah terhadap peringatan dari lembaga indeks global Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti transparansi pasar modal Indonesia, yang memicu ambruknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan kemarahan tersebut dipicu ancaman terhadap kehormatan negara di mata internasional. “Presiden Prabowo sangat marah. Dia sangat marah atas apa yang terjadi minggu lalu, terutama terkait kehormatan negara kita yang terancam,” ujar Hashim dalam acara ASEAN Climate Forum di BEI, Rabu 11 Februari 2026.

Kemarahan kepala negara juga dipicu dampak anjloknya IHSG terhadap investor ritel yang dirugikan akibat rontoknya harga saham. Pemerintah berkomitmen memperketat pengawasan terhadap otoritas pasar modal demi menjaga reputasi Indonesia. “Bagi Pak Prabowo, kehormatan Republik Indonesia sangat penting,” tegas Hashim.

Pekan lalu, MSCI membekukan sementara perlakuan indeks untuk saham Indonesia, termasuk pembatasan kenaikan bobot dan penambahan saham baru. IHSG pun anjlok delapan persen hingga memicu trading halt, sekaligus mendorong mundurnya Direktur Utama BEI Iman Rachman serta empat pejabat OJK, termasuk Ketua DK OJK Mahendra Siregar. Menanggapi hal ini, BEI menyatakan dukungan terhadap langkah pemerintah dan berkomitmen mempercepat reformasi pasar modal.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *