Jakarta-Buruh kembali menggelar aksi demonstrasi di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, untuk menolak penetapan Upah Minimum Provinsi atau UMP DKI Jakarta tahun 2026 serta UMSK di sejumlah daerah. Aksi ini digelar oleh gabungan serikat buruh yang menilai besaran upah belum sesuai dengan kebutuhan hidup layak.
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan, aparat gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP disiagakan di sekitar lokasi aksi. Sekitar seribu personel diterjunkan sejak pagi hari dan melakukan apel pengamanan guna memastikan jalannya unjuk rasa berlangsung kondusif.
Pihak kepolisian mengimbau para peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai dan tertib. Aparat juga meminta masyarakat untuk menghindari kawasan Monas sementara waktu guna mengurangi kepadatan dan potensi kemacetan lalu lintas.
