Surabaya – Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur memastikan akan ada hukuman tambahan terhadap pemain yang melakukan pelanggaran keras dalam pertandingan Liga 4 Zona Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Sekretaris Asprov PSSI Jatim, Joko Tetuko, pada Selasa (6/1/2026), menyusul insiden tendangan keras dalam laga babak 32 besar.
“Pasti (ada hukuman tambahan), cuma kalau menyangkut disiplin, itu kita serahkan kepada Komdis, jadi pengurus tidak intervensi tapi pengurus melengkapi semua proses,” kata Joko Tetuko.
Insiden tersebut terjadi pada Senin (5/1/2026) dan melibatkan pemain yang melakukan tindakan berbahaya hingga menyebabkan lawan mengalami cedera. Asprov PSSI Jatim telah mengumpulkan laporan pertandingan serta bukti pendukung untuk diproses lebih lanjut oleh Panitia dan Komite Disiplin.
Asprov PSSI Jatim menegaskan seluruh proses penanganan dilakukan sesuai regulasi yang berlaku, sebagai bentuk komitmen menjaga sportivitas dan keselamatan pemain dalam kompetisi sepak bola di Jawa Timur.
