Jakarta – Tim panahan beregu putri Indonesia berhasil menyumbang medali emas ke-65 untuk kontingen Merah Putih di SEA Games 2025 Bangkok setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 5-3. Prestasi ini merupakan bagian dari tren positif perolehan medali emas Indonesia yang melampaui target harian, dengan sebelumnya atlet seperti Muhammad Zaki Zikrillah (pencak silat) dan pasangan dayung Rendi Setia Maulana/Memo juga menyumbangkan emas.

Dengan tambahan medali tersebut, Indonesia kini kokoh berada di peringkat kedua klasemen sementara dengan 64 medali emas, jauh mengungguli Vietnam di peringkat ketiga. Pencapaian ini memantik optimisme untuk mengejar target 80 medali emas sekaligus mengukuhkan posisi dua besar. Menpora Erick Thohir menyatakan, “Ingat, kita di ambang sejarah baru SEA Games,” sembari mengingatkan bahwa terakhir kali Indonesia menempati peringkat kedua sebagai tim tamu adalah 30 tahun silam pada SEA Games 1995.

Menpora menegaskan bahwa peluang untuk memecahkan rekor tersebut sangat terbuka. “Jika kita berhasil menembus target, maka peluang kita juga besar untuk tetap berada di peringkat dua,” ujar Erick. Ia mendorong seluruh kontingen untuk bersama-sama mengakhiri tren dengan mencapainya. “Ayo kita bersama-sama putus rekor buruk selama ini,” tuturnya, menekankan pentingnya momentum positif ini untuk menciptakan sejarah baru bagi Indonesia di ajang SEA Games.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *