Jepang – Atlet paralayang muda Indonesia, Damar Tetuko Harimurti (17), berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih dua medali emas dan satu medali perak dalam Fujinomiya Paragliding Accuracy International Open di Jepang. Siswa asal Tulungagung ini menjadi Juara 1 kategori individu U-26 dan Juara 1 kategori beregu, serta meraih peringkat kedua di kategori individu overall. Prestasi ini sekaligus mencatat sejarah sebagai partisipasi pertama Indonesia dalam kejuaraan dunia paralayang yang digelar di Negeri Sakura.
Keberhasilan Damar diapresiasi oleh KBRI Tokyo yang menyebutnya sebagai bukti kuat bahwa atlet paralayang Indonesia mampu meraih prestasi papan atas dunia. Atlet yang kini menduduki peringkat empat dunia U-26 dan peringkat satu Indonesia untuk kelas akurasi ini mengakui tantangan yang dihadapinya cukup berat, medan landing yang dikelilingi bukit dan pohon menciptakan turbulensi yang menyulitkan. Meski demikian, ia menikmati atmosfer kompetisi dan rasa hormat tinggi dari para peserta.
Kejuaraan yang diikuti 60 atlet dari tujuh negara ini hanya menurunkan Damar sebagai satu-satunya wakil Indonesia, karena tim inti sedang mempersiapkan diri untuk SEA Games Thailand 2025. Prestasi di Jepang ini menambah catatan gemilang Damar yang sebelumnya telah meraih juara dalam seri kejuaraan dunia di Thailand, Kazakhstan, Indonesia, dan Turki. Dukungan penuh dari Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) dan pemerintah melalui KBRI diharapkan terus memacu prestasi atlet muda berbakat ini.
