Jakarta – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyatakan pemerintah masih melakukan pertimbangan matang untuk menetapkan status bencana nasional atas banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatra. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis (4/12), menyusul bencana yang telah terjadi sejak akhir November dan memakan korban jiwa hingga 776 orang. Puan menegaskan bahwa pemerintah dan DPR bersama-sama mendengarkan masukan dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah terdampak, sebelum mengambil keputusan.

Sementara penetapan status masih dibahas, upaya penanganan di lapangan terus digenjot. Presiden Prabowo Subianto telah meninjau langsung lokasi bencana dan memerintahkan percepatan penyaluran bantuan logistik, pemulihan akses ke wilayah terisolir, serta pembangunan akses darurat. Pemerintah juga mengerahkan armada udara dan laut sebagai langkah utama untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses.

Di sisi lain, DPR menyatakan akan terus memantau perkembangan dan berkomunikasi dengan pemerintah untuk mencari solusi terbaik. Beberapa wilayah mulai menunjukkan tanda pemulihan, seperti di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, di mana air banjir di sembilan dari sebelas kecamatan yang terdampak telah dilaporkan surut. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan legislatif diharapkan dapat mempercepat pemulihan total.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *