Sumatra Utara – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal akibat banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra terus bertambah, mencapai 708 jiwa hingga Selasa (2/12). Data rinci menunjukkan Sumatra Utara mencatat 294 korban jiwa, Aceh 218 jiwa, dan Sumatra Barat 196 jiwa. Selain itu, masih terdapat 499 warga yang dinyatakan hilang di ketiga provinsi tersebut.

Untuk memastikan bantuan logistik menjangkau seluruh wilayah terdampak, termasuk daerah yang masih terisolir, BNPB mengoptimalkan distribusi melalui tiga moda transportasi. Bantuan dikirim via darat dengan enam truk, via laut sebanyak 100 ton beras dari Jakarta ke Sibolga sebagai pusat distribusi, dan via udara dengan menyiagakan tujuh helikopter di Silangit, Tapanuli Utara.

Guna mempercepat dan memperluas jangkauan bantuan udara ke lokasi-lokasi yang tidak terjangkau darat, BNPB bersama TNI, Polri, dan Basarnas berencana menambah armada hingga 30 unit, baik helikopter maupun pesawat caravan. Upaya ini bertujuan meningkatkan frekuensi penerbangan dan kapasitas angkut logistik, meski tonase per penerbangan lebih kecil dibanding moda lainnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *