Jakarta – Menyikapi bencana banjir dan longsor di Sumatra, Perum Bulog akan menambah stok beras hingga dua kali lipat di tiga provinsi terdampak, yaitu Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Kebijakan ini merupakan langkah antisipasi yang diambil setelah analisis internal menunjukkan potensi penanganan bencana yang berlangsung lebih lama dan berdampak lebih luas. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan penyaluran bantuan beras akan dilakukan maksimal ke seluruh pemerintah daerah yang membutuhkan.

Mekanisme penyaluran akan mengikuti hasil koordinasi antara Menteri Pertanian dan Menteri Dalam Negeri, di mana kepala daerah cukup mengajukan surat permohonan bantuan kepada Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas). Untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran, seluruh jajaran direksi Bulog telah ditugaskan turun langsung ke provinsi-provinsi terdampak bencana.

Bulog berkomitmen untuk terus berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah di semua tingkatan. Perusahaan juga melakukan pemantauan harian secara ketat bersama satuan tugas pangan, baik di pusat maupun daerah, untuk memonitor ketersediaan stok dan harga, sekaligus memastikan respons yang cepat terhadap setiap gangguan distribusi di tengah situasi bencana.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *