Ambon – Gempa magnitudo 5,1 mengguncang Seram Bagian Timur, Maluku, pada pukul 08.16 WIT. BMKG memastikan pusat gempa berada di laut pada kedalaman 10 km, sekitar 33 km barat laut Bula. Mereka menegaskan tidak ada ancaman tsunami, dengan menyatakan bahwa gempa ini “tak ada potensi tsunami.”
BMKG menyebut guncangan ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas subduksi Seram Utara. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa “hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan mendatar naik (oblique thrust).” Guncangan dirasakan di Bula Barat dengan intensitas IV MMI cukup kuat sehingga orang banyak merasakannya di dalam rumah.
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan. Daryono menegaskan, “hingga pukul 06.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.” Situasi tetap aman, namun BMKG meminta masyarakat tetap waspada.
