Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan (GSPIB) untuk mengejar target swasembada daging 2029. Gubernur Khofifah Indar Parawansa memimpin inseminasi buatan pada 38 sapi sebagai tanda dimulainya program massal ini. Ia menegaskan, “Jika masif melakukan inseminasi buatan ini, maka diharapkan Indonesia dapat mewujudkan swasembada daging tahun 2029.”

Khofifah menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah pemulihan pascawabah PMK yang sempat menurunkan populasi dan produktivitas ternak di Jawa Timur. Ia menyebut, “Dampaknya populasi dan produktivitas ternak turun, produksi susu, daging, dan kelahiran pedet juga turun.” Upaya pengendalian dilakukan melalui pengobatan, vaksinasi, hingga desinfeksi yang melibatkan BNPB, pemerintah pusat hingga daerah, TNI, dan Polri.

Pemprov Jatim kini mempercepat inseminasi buatan untuk memperbaiki populasi ternak. Sepanjang 2024, Jatim mencatat 1,1 juta kelahiran pedet tertinggi secara nasional dan hampir 1,1 juta ekor sapi telah diinseminasi hingga November 2025. Khofifah mengapresiasi seluruh petugas lapangan dan menegaskan pentingnya kewaspadaan berkelanjutan, dengan menyatakan, “Mari kita terus menjaga produktivitas ternak dengan tetap waspada PMK.”

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *