Amerika Serikat – Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyepakati fase pertama rencana perdamaian untuk Gaza pada Rabu, 8 Oktober 2025. Kesepakatan ini mencakup pembebasan semua sandera, penarikan pasukan Israel, dan gencatan senjata sebagai langkah awal menuju perdamaian yang langgeng. Negosiasi ini dimediasi oleh AS bersama Qatar, Mesir, dan Turki dan resmi ditandatangani di Mesir.

Perundingan tidak langsung yang berlangsung sejak 6 Oktober menghasilkan kesepakatan pertukaran 20 sandera Israel dengan 2.000 tahanan Palestina. Bantuan kemanusiaan juga dimungkinkan masuk ke Gaza dengan 400 truk per hari sebagai bagian dari kesepakatan. Perdana Menteri Israel Netanyahu menyebut ini keberhasilan diplomatik dan kemenangan moral bagi negaranya.

Hamas menegaskan komitmennya pada kesepakatan tersebut dan meminta semua pihak penjamin, termasuk Trump, agar memaksa Israel mematuhi isi perjanjian. Mereka juga menegaskan terus memperjuangkan hak kebebasan dan kemerdekaan rakyat Palestina. Kesepakatan ini disambut positif oleh pemimpin dunia sebagai harapan baru mengakhiri perang berdarah yang telah menewaskan puluhan ribu jiwa warga Gaza selama dua tahun terakhir.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *