Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyentil pengusaha bandel yang tetap melakukan tambang ilegal meski izinnya telah dicabut selama 8 tahun dan sudah ada vonis dari Mahkamah Agung, Prabowo menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap NKRI dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.Kepala Negara memerintahkan Jaksa Agung ST Burhanuddin untuk melakukan penegakan hukum secara tegas tanpa pandang bulu, Jika pihak pengusaha tidak mau bekerja sama, Prabowo menginstruksikan agar segera dilakukan proses pidana demi menyelamatkan keuangan negara.Meskipun menyadari adanya potensi serangan balik dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak akan gentar, Prabowo meyakini bahwa rakyat akan mendukung penuh langkah tegas pemerintah dalam membela kepentingan negara dan masyarakat.”Sudah ada keputusan Mahkamah Agung, berapa belas tahun tidak di eksekusi. Sudah ada izin yang dicabut oleh pemerintah RI 8 tahun si pengusaha itu ndableg terus dia laksanakan tambang tanpa izin. Dia mentertawakan RI dia meludahi pengorbanan mereka-mereka yang gugur untuk kemerdekaan Indonesia. Dia tidak hormat sama NKRI.””Karena itu, saya perintahkan Jaksa Agung tegakan hukum dia tidak mau kerjasama pidanakan. Kita tidak ragu-ragu dan kita tidak gentar. Semakin kita tegas, semakin kita teguh, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan, semakin kita akan diserang. Jangan khawatir, dia akan menggunakan segala alat, dia akan menggunakan uang yang mereka curi untuk membiayai gerakan-gerakan.”

