Jakarta – Senin, 6 Maret 2026, Amelia Anggraini Anggota Komisi I DPR RI menilai taktik untuk para prajurit TNI pasukan perdamaian di Lebanon agar berlindung di bunker adalah langkah antisipatif untuk evakuasi taktis. Amelia menilai taktik tersebut sebagai upaya kesiapsiagaan yang tidak bisa ditawar dan merupakan langkah yang tepat, terukur, dan mencerminkan prioritas utama pada keselamatan personel. Ia juga mendorong agar pemerintah dan TNI terus melakukan evaluasi situasi secara berkala, memperkuat sistem perlindungan pasukan serta memastikan adanya protokol kontingensi yang adaptif terhadap perkembangan eskalasi di lapangan.

Menurutnya keselamatan prajurit merupakan prioritas utama dengan tetap menjaga komitmen Indonesia sebagai kontributor aktif dalam misi perdamaian dunia. Sebelum itu, Presiden Prabowo Subianto mengecam keras tindakan yang menyebabkan gugurnya tiga prajurit TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. Prabowo turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya para prajurit tersebut serta menolak dengan keras terhadap setiap tindakan yang merusak perdamaian dan menghilangkan nyawa personel yang bertugas.

“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” ujar Prabowo.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *