Surabaya – Jumat, 6 Maret 2026, Persebaya Surabaya akan menghadapi Borneo FC dalam laga lanjutan Super League pekan ke-25 di Stadion Segiri Samarinda, pada Sabtu (7/3/2026). Bernardo Tavares Pelatih Persebaya menekankan, hasil evaluasi dari laga sebelumnya saat ditahan imbang Persib Bandung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, harus menjadi perhatian.
Dalam pertandingan sebelumnya, Persebaya mengalami kesulitan dalam menutup ruang di area second line. Situasi itu beberapa kali memberi peluang bagi lawan untuk melepaskan tendangan jarak jauh yang berbahaya. Hal itu menjadi perhatian khusus bagi Tavares sebelum menghadapi Borneo yang juga memiliki pemain dengan kemampuan tembakan jarak jauh.
Seperti diketahui, Persebaya saat ini berada di peringkat ke-5 klasemen sementara Super League dengan koleksi total 39 poin, hasil dari 10 kali menang, sembilan kali imbang dan lima kali kalah. Sedangkan Borneo FC saat ini berada di peringkat ke-3 klasemen sementara Super League dengan raihan 50 poin, hasil dari 16 kali menang, dua kali imbang dan lima kali kalah. Tavares mengatakan, laga lawan Borneo akan menjadi pertandingan sulit, apalagi sepanjang musim ini Borneo dikenal sangat kuat saat tampil di kandang. Dari sepuluh laga kandang, mereka baru sekali merasakan kekalahan.
“Kami juga tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak seperti yang terjadi di laga melawan Persib. Sebab, Borneo memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dalam situasi tersebut,” ucapnya.

