Aceh – Kamis, 26 Februari 2206, Hilangnya Desa Mahsunti dan Mahtaring di Kecamatan Serbajadi Lokop, Kabupaten Aceh Timur menjadi bukti dahsyatnya peristiwa banjir bandang pada 26 November 2025 silam. Pantauan suarasurabaya.net, kedua desa tersebut kini rata dengan material lumpur yang dibawa oleh banjir bandang. Di area tersebut tinggal menyisakan material seperti atap seng dan bongkahan kayu bangunan rumah.

Kemudian akses jalan Desa Mahsunti dan Mahtaring ke Desa Ujung Karang di sebelahnya juga terputus namun kini sudah bisa dilalui kendaraan. Lokasi Desa Mahsunti, Mahtaring dan Ujung Karang terletak di bantaran Sungai Lokop. Sehingga saat air meninggi langsung menerjang desa-desa tersebut.

Umira Kepala Desa Ujung Karang mengatakan, detik-detik banjir bandang dahsyat itu terjadi saat siang hari. Volume air Sungai Lokop tiba-tiba meninggi sampai ke atap rumah setelah kawasan setempat diguyur hujan tiga hari tanpa henti.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *