Situbondo — Kamis, 19 Februari 2026, Aparat kepolisian terus mendalami insiden ledakan maut yang menghancurkan sebuah rumah warga di Dusun Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur (Jatim). Dalam penyisiran awal, petugas menemukan sejumlah barang bukti selongsong petasan yang diduga kuat jadi penyebab ledakan. Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie mengonfirmasi pihaknya telah mengamankan beberapa batang petasan dari lokasi kejadian. Barang bukti tersebut memiliki ukuran cukup besar dan diduga kuat menjadi pemicu ledakan hingga merenggut nyawa satu korban jiwa. Insiden yang terjadi pada Rabu (18/2) siang ini dilaporkan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka. Hingga saat ini, para korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Lima korban luka itu yakni Samsul (22), Riko (25), Faiz (20), Fino (25) dan Kulsum (60) telah dilarikan ke RSUD Asembagus. Sedangkan satu korban luka Abdurrahman (15) dirujuk ke RS Jember karena mengalami luka bakar sekitar 90 persen. Bayu menuturkan, laporan ledakan diterima pihak kepolisian sekitar pukul 12.00 WIB, tepat setelah waktu salat zuhur. Petugas dari Polsek setempat langsung bergerak cepat menuju lokasi di wilayah Banyuputih untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi area untuk menjaga tempat kejadian perkara (TKP). Meski demikian, tim penyidik Polres Situbondo belum bisa melakukan olah TKP secara menyeluruh karena mereka tak memiliki kapasitas sebagai penjinak bom atau bahan peledak.

Lebih lanjut, Bayu pun mengimbau warga untuk tak mendekat ke area ledakan dan memperingatkan agar tidak ada lagi masyarakat yang memproduksi petasan, terutama momentum bulan suci Ramadan dan Lebaran Idulfitri.

“Untuk penyebab diduga dari mercon atau petasan ataupun bom bondet. Karena salah satu barang bukti yang kita amankan adalah beberapa batang petasan atau mercon dengan diameter antara 3 sampai 4 cm dengan panjang 15 cm. Cukup panjang,” kata Bayu pada wartawan, Rabu (18/2).

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *