Surabaya-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tanjung Sadari, Perak Barat, Surabaya pada Selasa (17/2/2026) malam, yang melibatkan sebuah sepeda motor dan mobil diduga jenis Honda Brio. Insiden bermula saat motor yang dikendarai dua orang kehilangan keseimbangan usai melintasi jalan berlubang hingga menabrak mobil. Akibat benturan keras tersebut, satu korban berinisial YE dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD dr. Mohamad Soewandhie karena mengalami luka parah di kepala akibat tidak mengenakan helm, sementara satu rekan korban lainnya masih dalam perawatan medis.

Kasatlantas Polres Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji, mengonfirmasi bahwa berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, peristiwa ini bukan merupakan kecelakaan tunggal. Meski penumpang mobil sempat turun untuk menolong, kendaraan tersebut langsung meninggalkan lokasi sebelum olah TKP dilakukan karena menduga korban hanya mengalami luka ringan. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengimbau pengemudi mobil tersebut untuk segera melaporkan diri ke Polres Tanjung Perak guna proses penyidikan.

Kondisi jalan berlubang di lokasi kejadian diketahui sempat ditutup warga menggunakan batu secara swadaya sebelum kecelakaan terjadi. Warga setempat berharap pemerintah segera melakukan penanganan serius terhadap kerusakan jalan tersebut agar tidak memakan korban jiwa kembali. Pihak kepolisian juga terus mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi standar keselamatan berkendara, terutama penggunaan helm, guna meminimalisir risiko fatalitas saat terjadi kecelakaan.

“Korban tidak menggunakan helm. Sehingga saat terjadi benturan ada luka di kepala,” terang AKP Imam Sayfudin Rodji.

“Kami mengimbau pengemudi mobil membawa serta mobilnya ke Polres Tanjung Perak untuk keperluan penyidikan,” tambahnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *