Jakarta-Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengevakuasi jenazah Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro Adi Anggoro, pilot dan kopilot pesawat Smart Air yang tewas ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Bandara Koroway, Papua Selatan. Tim gabungan tiba di lokasi pada Kamis (12/2) pukul 06.00 WIT dan langsung mengamankan area bandara. “Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika,” ujar Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani.
Kedua jenazah diterbangkan ke RSUD Timika untuk menjalani identifikasi dan autopsi sebelum diberangkatkan ke Jakarta dan diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, sebanyak 13 penumpang pesawat yang terdiri dari warga lokal, termasuk satu balita, dipastikan selamat setelah melarikan diri ke arah hutan saat insiden terjadi dan telah kembali ke kediaman masing-masing.
Insiden berdarah ini terjadi pada Rabu (11/2) ketika pesawat Cessna PK-SNR baru tiba dari Bandara Tanah Merah. Pesawat langsung menjadi sasaran tembakan yang dilepaskan dari arah hutan di sekitar bandara. Polda Papua sebelumnya mengonfirmasi kedua awak pesawat tewas dalam peristiwa tersebut, yang diduga dilakukan oleh KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak.
