Jakarta — Kamis, 12 Januari 2026, Sebanyak empat ribu aparatur sipil negara (ASN) dari 49 kementerian dan lembaga di Jakarta akan menjalani pelatihan menjadi komponen cadangan alias Komcad pada April 2026. Komponen cadangan sendiri diatur dalam UU No. 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Pasal 28 ayat 2 UU tersebut menjelaskan Komcad merupakan pengabdian dalam usaha pertahanan negara yang bersifat sukarela. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan pelatihan dasar militer ini akan diikuti oleh ASN yang berusia 18 hingga 35 tahun. Sjafrie menyebut pelatihan komcad ini bertujuan menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta Tanah Air dalam pengabdian kepada negara.
Sjafrie mengatakan ASN yang mengikuti pelatihan komcad tak diproyeksikan menggantikan tugas TNI sebagai ujung tombak keamanan negara. Ia berharap jiwa nasionalisme para ASN semakin meningkat, sehingga semangat melayani masyarakat serta negara semakin tinggi. Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan mengatakan pelatihan Komcad ini akan diikuti oleh ASN yang berasal dari 49 Kementerian/Lembaga. Ia mengaku telah meminta nama-nama ASN ke kementerian/lembaga untuk mengikuti pelatihan ini. Setelahnya, nama-nama itu akan diseleksi sebelum mengikuti pelatihan selama sekitar dua bulan.
“Semester pertama 2026 ASN sudah mulai kita latih dan untuk semester pertama ini kita pusatkan di kementerian di Jakarta, kurang lebih 4.000 orang,” kata Sjafrie di Bogor, Sabtu (31/1).
“Jadi salah satu bentuk kesemestaan pertahanan kita itu adalah seluruh komponen bangsa terlibat di dalam pertahanan negara, salah satunya melalui bentuk komponen cadangan, dan kita akan harapannya bisa menjadikan seluruh ASN Komcad,” kata Donny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
