Gianyar – Peristiwa tanah longsor dan pohon tumbang melanda kawasan objek wisata Ceking, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Rabu (28/1) sore. Insiden yang terjadi sekitar pukul 17.30 WITA ini mengakibatkan akses jalan utama tertutup total oleh material tanah serta merusak sejumlah kendaraan yang sedang terparkir di sekitar lokasi. Meski dampak kerusakan materiil cukup signifikan, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Material longsor berasal dari tebing setinggi 14 meter yang ambrol bersama sebuah pohon cempaka berdiameter besar. Akibatnya, satu unit mobil Hiace dan lima unit sepeda motor yang berada di area parkir sebuah kafe tertimpa material hingga mengalami kerusakan. Proses evakuasi dan pembersihan jalur langsung dilakukan oleh personel Polsek Tegallalang bersama BPBD Gianyar dan masyarakat setempat guna memulihkan arus lalu lintas yang sempat dialihkan ke jalur alternatif Banjar Gagah.
“Adapun tanah yang longsor dengan ketinggian kurang lebih tinggi 14 meter x 10 meter dan pohon cempaka dengan ketinggian 20 meter dengan diameter 60 sentimeter,” kata Ipda Suardita.
Pihak berwenang mengimbau wisatawan dan masyarakat sekitar untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut. Mengingat kondisi tanah yang masih labil akibat intensitas hujan yang tinggi, warga diminta untuk tidak memarkir kendaraan di bawah pohon besar atau di dekat tebing yang rawan longsor demi menghindari kejadian serupa di kemudian hari.
