Jakarta—Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa Adies Kadir sudah resmi mengundurkan diri dari keanggotaan dan pengurusan Partai Golkar sebelum ditetapkan sebagai calon Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR RI. Dengan surat pengunduran diri yang telah diterima partai beberapa hari lalu, status Adies sebagai kader Golkar pun secara otomatis gugur.
Menurut Bahlil, keputusan ini dilakukan karena peran hakim konstitusi harus independen, sehingga langkah mundur dari partai dianggap penting sebelum ditetapkan sebagai calon hakim oleh DPR. Golkar menyebut Adies sebagai salah satu kader terbaik yang kini “dilepas” untuk mengabdi kepada negara di Mahkamah Konstitusi.
Adies Kadir sendiri resmi ditetapkan sebagai calon Hakim MK melalui rapat paripurna DPR RI yang digelar pada 27 Januari 2026 untuk mengisi posisi yang kosong karena hakim sebelumnya pensiun. Proses ini juga menandai perubahan di pimpinan DPR, karena kursi Adies sebagai Wakil Ketua DPR kini diisi oleh kader Golkar lainnya.
