Jakarta—Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, memperingatkan bahwa tahun 2026 berpotensi menjadi periode yang sangat berat bagi Indonesia. Ia menyampaikan hal ini menyusul meningkatnya ketidakpastian geopolitik global yang dinilai akan berdampak langsung pada stabilitas kawasan dan politik nasional. Menurut Anis Matta, runtuhnya tatanan dunia lama yang berbasis pada hukum internasional menandai fase penuh ketidakpastian.

Anis Matta menjelaskan bahwa berbagai kekuatan dunia kini lebih mengutamakan kontrol strategis dan kepentingan nasional, termasuk persaingan antara negara adidaya di berbagai kawasan. Ia juga menyebut potensi konflik di Asia Tenggara dan ketidakstabilan global sebagai tantangan besar yang harus dihadapi Indonesia pada tahun ini.

Meski demikian, Anis Matta menekankan bahwa Indonesia memiliki peluang strategis melalui keterlibatan dengan negara-negara Dunia Islam dan peran aktif dalam upaya penyelesaian konflik internasional. Ia berharap kebijakan luar negeri Indonesia dapat mengubah tantangan global menjadi peluang pembangunan dan stabilitas.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *