Jakarta – Kontingen Indonesia menunjukkan performa yang impresif dalam perolehan medali pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang berlangsung di Nakhon Ratchasima, Thailand. Hingga Jumat (23/1) malam, Indonesia berhasil meraih 68 medali emas, 73 medali perak, dan 70 medali perunggu, sehingga menempatkan tim Merah Putih di peringkat kedua klasemen medali sementara di bawah tuan rumah Thailand. Prestasi ini memperlihatkan konsistensi Indonesia di arena olahraga difabel terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Para atlet Indonesia meraih medali dari beragam cabang olahraga, termasuk atletik, renang, judo, catur, tenis meja, serta boccia. Indonesia bahkan menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam satu hari dengan menambah puluhan emas dari berbagai disiplin, sehingga memperlebar jarak dengan peringkat ketiga. Meski demikian, Thailand masih memimpin klasemen dengan koleksi medali emas yang jauh lebih banyak, menegaskan dominasi tuan rumah di kejuaraan ini.

Prestasi tim Indonesia di ASEAN Para Games 2025 juga menjadi refleksi dari strategi persiapan dan fokus pengembangan atlet difabel yang telah dibangun selama ini. Dengan tetap mempertahankan posisi dua besar, kontingen Merah Putih berharap bisa menutup ajang olahraga ini dengan pencapaian terbaik, seiring target medali yang realistis dan dukungan dari berbagai pihak. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga motivasi bagi generasi atlet difabel Indonesia untuk terus berprestasi di pentas regional maupun dunia.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *