Pati – Banjir yang melanda Desa Mustokoharjo, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sudah berlangsung hampir sepekan dan belum menunjukkan tanda-tanda surut. Genangan air akibat meluapnya Sungai Silugonggo itu mencapai hingga 1 meter di pekarangan dan sekitar 75 sentimeter di dalam rumah warga sehingga aktivitas sehari-hari terhambat dan kendaraan tak bisa melintas. Akibatnya warga terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas seperti mencari makan atau memenuhi kebutuhan lainnya.
“Sejak lima hari ini kebanjiran, aktivitas ini, ya, lumpuh, [beraktivitas] menggunakan perahu. Di rumah itu sampai 75 sentimeter, kalau di pekarangan bisa 1 meter,” ujar Sriyatun, Jumat (16/1).
Meski posko pengungsian telah disediakan pemerintah desa setempat, sebagian warga memilih bertahan di rumah mereka masing-masing. Mereka memanfaatkan bagian rumah yang belum terendam untuk berlindung sementara dan menyusun strategi bertahan hidup di tengah banjir yang masih terjadi hingga kini.
