Jakarta – Polda Metro Jaya tengah menyelidiki sejumlah akun media sosial di platform TikTok dan YouTube yang diduga menyebarkan informasi bohong serta fitnah dengan menuding Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai dalang di balik isu ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Penyelidikan ini dilakukan setelah adanya laporan resmi dari Badan Hukum dan Pengamanan (BHPP) DPP Partai Demokrat yang menilai konten tersebut merugikan nama baik SBY dan partai.
Kepala BHPP DPP Partai Demokrat, Muhajir, menyebut konten yang dilaporkan memuat narasi provokatif dan tudingan serius tanpa dasar fakta, mulai dari dugaan keterlibatan korupsi hingga rekayasa isu politik nasional. Beberapa akun yang dilaporkan diketahui mengunggah video dengan judul dan isi yang menyudutkan SBY serta mengaitkannya dengan polemik ijazah Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Seluruh bukti digital telah diserahkan kepada penyidik untuk ditindaklanjuti.
Pihak kepolisian menyatakan saat ini tengah melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut, termasuk penelusuran jejak digital akun-akun yang dilaporkan. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna mencegah penyebaran hoaks yang berpotensi mengganggu ketertiban dan stabilitas publik.
