Sukabumi – Malam Minggu (28/12/2025) menjadi momen memilukan bagi Kiki Nurpalah (27), warga Kampung Cipeusing, Desa Cimerang, Sukabumi, yang harus kehilangan tempat tinggalnya dalam sekejap. Rumah panggung yang telah ia huni selama 13 tahun hanyut tak berbekas diterjang banjir bandang luapan Sungai Cimerang. Saat kejadian, derasnya arus dan tingginya air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat Kiki tidak sempat menyelamatkan harta benda sedikit pun.
Musibah ini menyisakan duka mendalam karena rumah tersebut merupakan satu-satunya warisan peninggalan orang tuanya yang telah tiada. Seluruh isi rumah, mulai dari pakaian, dokumen berharga seperti KTP, hingga hewan ternak, hilang terbawa arus sungai yang mengganas. Kini, Kiki hanya memiliki pakaian yang melekat di badan sebagai sisa harta yang ia miliki setelah bencana besar tersebut meluluhlantakkan kehidupannya.
Meski diliputi trauma mendalam akibat banjir yang sudah dua kali melanda wilayahnya, Kiki kini hanya bisa mengungsi di rumah kerabat terdekat. Ia berharap adanya uluran tangan dan bantuan agar bisa membangun kembali tempat berteduh. Baginya, memiliki rumah kembali bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan upaya menjaga satu-satunya kenangan fisik terakhir dari mendiang ayah dan ibunya.

