Jakarta – Pasar keuangan Indonesia ditutup melemah pada Rabu (17/12/2025). IHSG turun 0,11% ke level 8.677,34, meski sempat menguat di sesi pertama sebelum berbalik arah menjelang dan pasca pengumuman keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menahan suku bunga acuan di level 4,75%. Rupiah juga tertekan, ditutup melemah pada posisi Rp16.680/US$, meski sempat menguat lebih awal seiring penguatan Dolar AS.
Keputusan BI menahan suku bunga didasarkan pada pertimbangan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian global. Dari 12 lembaga yang disurvei, mayoritas memperkirakan keputusan ini. Respons pasar tercermin dari imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun yang mencapai titik terendah bulan ini di 6,126%, mengindikasikan investor mengapresiasi stance kebijakan BI yang dianggap optimal.
Perdagangan saham kemarin didominasi oleh transaksi negosiasi besar pada beberapa saham seperti MDIY dan CBDK. Dari sisi kontributor, saham BBRI menjadi penguat utama setelah pengumuman dividen interim, sementara saham BRPT menjadi pemberat terbesar. Pasar diharapkan menguat pada perdagangan hari ini, menunggu pengumuman penting dari Purbaya yang disebut akan mendahului Amerika.
