Jakarta – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) resmi memecat YouTuber Muhammad Adimas Firdaus Putra Nasihan, yang dikenal sebagai Resbob, dari keanggotaan organisasi. Pemecatan tidak hormat ini tertuang dalam surat resmi Dewan Pengurus Komisariat (DPK) GMNI Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) dan diumumkan pada Selasa (16/12/2025). Langkah tegas ini diambil sebagai konsekuensi atas ujaran kebencian yang menghina suku Sunda yang disampaikan oleh Resbob, yang dinilai bertentangan dengan nilai dasar organisasi.

Ketua DPC GMNI Surabaya, Virgiawan Budi Prasetyo, menegaskan bahwa organisasinya menjunjung tinggi persatuan dan menolak segala bentuk diskriminasi berdasarkan suku, agama, ras, atau antar golongan (SARA). “Kita menolak keras terkait adanya SARA atau rasis,” ujarnya. GMNI menilai pernyataan Resbob tidak sejalan dengan prinsip kemanusiaan, keberadaban, dan semangat persatuan bangsa yang menjadi fondasi pergerakan mereka.

Resbob tercatat sebagai kader GMNI komisariat UWKS setelah mengikuti proses pengkaderan pada September 2025, sehingga masa keanggotaannya hanya sekitar tiga bulan. Virgiawan mengonfirmasi bahwa meski resmi menjadi anggota, Resbob tidak pernah aktif berkegiatan dalam forum atau program organisasi, baik di tingkat komisariat maupun cabang. Pemecatan ini menjadi bentuk pertanggungjawaban internal GMNI atas tindakan anggotanya, yang juga sedang menghadapi proses hukum pidana terkait kasus yang sama.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *