Jakarta – Pemerintah Indonesia dan Pakistan sepakat untuk memperkuat kerja sama perdagangan bilateral dengan fokus pada sektor agrikultur dan teknologi informasi. Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Pakistan Muhammad Shehbaz Sharif di Islamabad pada Selasa (9/12). Pertemuan ini bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin erat sejak lama.

Langkah kerja sama ini bertujuan untuk menyeimbangkan neraca perdagangan yang selama ini masih didominasi impor produk Indonesia ke Pakistan, khususnya minyak sawit, dengan nilai perdagangan bilateral mencapai sekitar 4,5 miliar Dolar AS. Perdana Menteri Shehbaz menyatakan bahwa kedua negara akan mengambil langkah korektif melalui peningkatan ekspor produk agrikultur dari Pakistan serta pengembangan inisiatif berbasis teknologi informasi.

Kesepakatan ini sejalan dengan prioritas pembangunan nasional Indonesia yang menempatkan sektor agrikultur dan teknologi informasi sebagai agenda strategis untuk ketahanan pangan dan pertumbuhan industri. Diiharapkan kemitraan ini dapat memperkuat hubungan bilateral yang lebih seimbang, berkelanjutan, dan saling menguntungkan di berbagai sektor potensial lainnya, serta mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan global.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *