Aceh – Kementerian Kesehatan mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana Sumatra dengan fokus utama mengaktifkan 18 rumah sakit di Aceh yang masih terdampak. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan hal tersebut sebagai langkah pertama menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto. Selain rumah sakit, Kemenkes juga akan mengirimkan dokter-dokter magang (internship) yang masih muda dan bersemangat ke ratusan puskesmas terdampak di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Para tenaga medis tambahan tersebut akan dikerahkan untuk menangani tiga penyakit yang paling banyak dikeluhkan pascabanjir, yaitu penyakit kulit, diare, dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kemenkes juga menyiapkan pasokan alat kesehatan dan obat-obatan untuk mendukung penanganan medis di lapangan. Presiden sebelumnya telah memerintahkan pengerahan dokter magang mengingat kekurangan tenaga medis di Sumatra, di mana banyak dokter setempat juga menjadi korban bencana.

Untuk memperkuat kapasitas, Menkes Budi meminta bantuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin agar sekitar 300 dokter dari TNI dan Polri dapat diterjunkan selama tiga bulan ke depan untuk mendampingi para dokter magang. Upaya terintegrasi ini diharapkan dapat segera memulihkan akses pelayanan kesehatan yang vital bagi korban bencana dan mencegah merebaknya wabah penyakit di tengah kondisi darurat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *