Aceh – Pemerintah akan mengirimkan bantuan logistik melalui jalur udara dan laut ke Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Rabu (3/12), menyusul terputusnya total akses jalan darat ke wilayah tersebut pascabencana. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyatakan bantuan berupa konsumsi, pakaian, dan tenda pengungsian akan didistribusikan menggunakan helikopter dan kapal laut yang berangkat dari Pelabuhan Belawan, dengan Wakil Mensos Agus Jabo mengawal langsung pengiriman via laut.
Kebijakan ini diambil untuk menjamin bantuan dapat menjangkau warga di daerah yang masih terisolir, sambil menunggu pemulihan akses darat. Gus Ipul menegaskan semua daerah terdampak mendapatkan perhatian, dengan prioritas pada daerah yang sama sekali belum terjangkau bantuan. Setelah akses darat pulih, distribusi akan dilanjutkan dari stok penyangga (buffer stock) terdekat.
Pengiriman bantuan darurat ini semakin mendesak seiring dengan terus meningkatnya data korban bencana. Hingga Selasa (2/12) sore, BNPB mencatat 753 orang meninggal dunia, 526 orang hilang, dan sekitar 2.600 orang luka-luka. Dampak bencana meluas hingga ke sekitar 3,3 juta orang, dengan 1,1 juta di antaranya terpaksa mengungsi dari rumah mereka.
