Jakarta – Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan pasokan listrik, BBM, dan LPG di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar segera dipulihkan setelah lumpuh akibat banjir bandang. Ia menemui warga di posko pengungsian Pinangsori dan menegaskan percepatan pemulihan akses energi. Salah satu langkah darurat adalah relaksasi aturan pembelian BBM tanpa barcode. “Masyarakat membeli BBM di SPBU tidak perlu memakai barcode… ini semua dalam rangka mempercepat proses pelayanan,” kata Bahlil.
Distribusi energi terkendala karena jalan dan jembatan terputus, sehingga pemerintah mengalihkan pasokan melalui jalur laut dan udara. Beberapa wilayah bahkan harus diakses dengan pesawat dan rakit. “Mobilisasinya… karena jalan putus, jembatan putus, ini yang menjadi persoalan,” ujar Bahlil. Di sisi listrik, sebagian daerah belum pulih penuh, misalnya di Sibolga baru 7 MW dari 19 MW yang bisa beroperasi.
PLN terus menormalkan suplai listrik lewat jaringan yang tersedia. Dari 103 penyulang padam, 85 sudah normal kembali. Dari 4.537 gardu yang padam, 2.365 telah menyala, dan pemulihan beban listrik mencapai 216,64 MW atau 82 persen. Total 415.097 pelanggan sudah kembali mengakses listrik. Pemerintah menargetkan pemulihan penuh dilakukan secepat mungkin.
