Jakarta – Penyidik KPK sudah tiba di Arab Saudi untuk mengusut dugaan korupsi penyelenggaraan pelayanan haji 2023–2024. Asep Guntur Rahayu menegaskan bahwa “penyidik sudah berada di sana,” dan mereka mulai dengan mendatangi KBRI serta Kementerian Haji Arab Saudi untuk menggali informasi terkait kuota dan fasilitas haji.

Menurut Asep, tim akan berada di Arab Saudi sekitar sepekan guna mengumpulkan data yang diperlukan. Ia menjelaskan alasan pemeriksaan di kementerian setempat karena terkait langsung dengan kuota dan layanan haji. “Kenapa ke Kementerian Haji Arab Saudi? Ya, tentunya berkaitan dengan masalah pemberian kuota hajinya,” ujarnya.

Kasus ini sudah naik penyidikan sejak 9 Agustus 2025, dan KPK telah mencegah sejumlah pihak, termasuk mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas, agar tidak bepergian ke luar negeri. KPK juga menemukan indikasi keterlibatan 13 asosiasi dan 400 biro perjalanan haji, sementara DPR melalui Pansus Angket Haji menyoroti kejanggalan penggunaan kuota tambahan 10.000 haji reguler dan 10.000 haji khusus yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *