Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan Indonesia mengalami inflasi sebesar 0,17 persen secara bulanan (month-to-month) pada November 2025. Data yang dirilis Deputi BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Senin (1/12), menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 109,04 menjadi 109,22. Secara tahunan (year-on-year), tingkat inflasi mencapai 2,72 persen.

Di sisi perdagangan internasional, Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif. Pada bulan Oktober 2025, neraca perdagangan mengalami surplus sebesar 2,39 miliar dolar Amerika Serikat. Capaian ini didorong oleh nilai ekspor yang mencapai 24,24 miliar dolar AS, sementara nilai impor tercatat sebesar 21,84 miliar dolar AS.

Pertumbuhan ekspor hingga Oktober 2025 menunjukkan ketahanan dengan peningkatan sebesar 6,96 persen secara tahunan. Sementara itu, impor mengalami kenaikan yang lebih moderat, yakni sebesar 2,19 persen dalam periode yang sama. Data ini mengindikasikan stabilitas harga yang terjaga dan kinerja perdagangan luar negeri yang masih kuat di tengah tantangan ekonomi global.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *