Sumatra Utara – Polisi menangkap 16 orang di Kota Sibolga, Sumatra Utara, yang diduga melakukan penjarahan di sejumlah minimarket. Para tersangka, yang berusia antara 17 hingga 27 tahun, diduga merupakan korban banjir dan longsor yang belum mendapatkan bantuan logistik. Mereka diamankan setelah mengambil barang-barang kebutuhan seperti minuman kemasan, makanan ringan, gula, dan sabun dari beberapa gerai Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi.
Aksi penjarahan ini diduga dipicu oleh keterlambatan bantuan akibat kondisi wilayah yang terisolir pascabencana. Tidak hanya di minimarket, aksi serupa juga terjadi di Gudang Bulog Sibolga pada Sabtu (29/11) lalu. Kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, di mana video warga mengambil barang dari minimarket yang terbuka viral di media sosial.
Penangkapan ini menyoroti dampak krisis logistik di wilayah terdampak bencana. Sementara upaya pemulihan infrastruktur dan penyaluran bantuan nasional terus digalakkan, di lapangan masih terdapat warga yang merasa putus asa hingga mengambil jalan ilegal untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka dan keluarga.
