Sumatera Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan korban meninggal dunia akibat serangkaian bencana alam telah mencapai 86 orang per Jumat (28/11/2025) malam. Korban jiwa tersebut tersebar di lima kecamatan, dengan konsentrasi terbesar di Kecamatan Palembayan yang mencatat 74 korban akibat banjir bandang. Sementara itu, sebanyak 88 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan hingga Sabtu (29/11/2025) pagi.

Bencana yang melanda wilayah Agam terdiri dari banjir bandang dan tanah longsor. Lokasi-lokasi yang paling parah terdampak antara lain Jorong Koto Alam, Sumbarang, dan Kampung Tangah di Kecamatan Palembayan, serta Jorong Toboh di Kecamatan Malalak. Seorang warga, Eki, menuturkan bahwa banjir bandang terjadi pada Kamis (27/11) sekitar pukul 17.00 WIB, diawali dengan suara gemuruh keras yang kemudian disusul air bah yang menghancurkan rumah-rumah warga.

Operasi pencarian korban yang masih hilang terus dilanjutkan pada Sabtu pagi dengan melibatkan tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas Padang, TNI, Polri, PMI, dan relawan. Tim juga melakukan evakuasi terhadap warga yang terisolasi karena akses jalan terputus. Dengan banyaknya korban yang masih belum ditemukan, upaya pencarian dan evakuasi diharapkan dapat segera menemukan para korban dalam waktu dekat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *