Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengadakan pertemuan koordinasi di kantor Kementerian ESDM pada Selasa (25/11/2025) untuk membahas kesiapan stok LPG 3 kilogram menjelang periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pertemuan ini difokuskan pada pemantauan ketersediaan stok dan distribusi LPG bersubsidi yang sangat vital bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi peningkatan kebutuhan selama masa liburan. Koordinasi antar kementerian ini merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk mencegah terjadinya kelangkaan stok LPG 3 kg di pasaran.
Pembahasan mencakup evaluasi terhadap rantai pasok LPG 3 kg dari hulu ke hilir, termasuk ketersediaan infrastruktur pendukung dan mekanisme distribusi ke berbagai daerah. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan bahwa stok LPG 3 kg tetap mencukupi dan terdistribusi dengan merata ke seluruh wilayah Indonesia selama masa libur panjang Nataru. Langkah ini penting mengingat LPG 3 kg merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang pengadaannya harus terus dipantau dan dijaga kestabilannya.
Koordinasi antara Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengamankan kebutuhan energi masyarakat, khususnya komoditas strategis seperti LPG bersubsidi. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan tidak akan terjadi gangguan dalam pasokan LPG 3 kg selama periode puncak konsumsi di akhir tahun. Masyarakat dapat tenang karena pemerintah telah melakukan langkah-langkah antisipatif untuk menjamin ketersediaan LPG 3 kg yang merupakan energi utama untuk kegiatan memasak sehari-hari.
