Jakarta – Pemerintah Indonesia menyiapkan investasi besar-besaran senilai Rp371 triliun untuk mempercepat hilirisasi di sektor pertanian, perkebunan, hortikultura, dan peternakan. Rencana ini hasilkan rapat lintas kementerian bersama Menteri Investasi Rosan Roeslani, dengan target menciptakan 3 juta lapangan kerja baru dalam 3-4 tahun ke depan. Fokus utama pada komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, mente, kelapa sawit, serta peternakan ayam pedaging dan telur terintegrasi.

Untuk jaga pasokan pangan, pemerintah alokasikan Rp20 triliun khusus agar ayam dan telur selalu tersedia, terutama buat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hilirisasi ini diharapkan tingkatkan nilai tambah ekspor, seperti kelapa yang potensinya bisa naik puluhan kali lipat. “Harga kelapa di Maluku Utara yang semula Rp600 per biji kini naik menjadi Rp3.500 per biji setelah program hilirisasi berjalan,” ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Selain itu, target swasembada gula putih direncanakan tahun depan, sementara gula kristal dalam 3-4 tahun. Amran ingin kembalikan kejayaan industri gula Indonesia seperti era kolonial 1930, saat jadi eksportir dan produsen gula nomor dua dunia. “Kita ingin mengembalikan kejayaan gula seperti masa kolonial Belanda tahun 1930, ketika Indonesia menjadi eksportir dan produsen gula nomor dua dunia,” tambahnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *