Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memanggil sejumlah pihak untuk memberikan keterangan dalam penyelidikan dugaan korupsi atau mark up terkait proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Badung, Whoosh, yang dikerjakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Penyelidikan ini masih dalam tahap awal, dan tim KPK terus melakukan pengumpulan informasi dari pihak-pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan pentingnya keterangan, informasi, dan konfirmasi dari para saksi agar penyelidikan dapat berjalan efektif. Meskipun belum dapat mengungkap detail nama pihak yang dipanggil, Budi memastikan bahwa mereka yang telah dimintai keterangan sejauh ini menunjukkan sikap kooperatif.

Proses investigasi akan terus berlangsung untuk mengungkap semua fakta terkait kasus ini.Dugaan korupsi proyek kereta cepat ini sempat ramai dibicarakan di media sosial, dan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, siap memberikan keterangan kepada KPK. Proyek ini merupakan salah satu proyek ambisius pemerintahan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, sehingga pengawasan ketat diperlukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *