Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kerja sama antar aparat penegak hukum untuk memberantas peredaran narkoba, yang ia anggap sebagai ancaman besar bagi masa depan bangsa. Ia memuji Polri atas penyitaan 214,84 ton narkoba senilai Rp 29,366 triliun sejak Oktober 2024, yang mencegah penyebaran ke 629 juta warga potensial. Prabowo mengingatkan bahwa kartel narkoba semakin canggih, menggunakan kapal selam dan modus malam hari di pantai sunyi, sehingga polisi harus dekat dengan masyarakat sebagai “mata dan telinga” rakyat. “Saya ingatkan di mana-mana tentara harus jadi tentara rakyat, polisi harus jadi polisi rakyat, sehingga rakyat nanti yang menjadi mata dan telinga,” katanya saat menghadiri pemusnahan narkotika di Mabes Polri, 29 Oktober 2025.

Prabowo menyerukan teamwork lintas instansi seperti TNI, Bea Cukai, dan Kejaksaan, sambil menolak ego sektoral atau loyalitas korps berlebih demi korps merah putih NKRI. Ia mengapresiasi Polri yang telah menjalankan tiga tugas utamanya: pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online, termasuk pengungkapan 49.306 kasus, penangkapan 65.572 tersangka, serta 1.898 program rehabilitasi. Selain itu, Polri berhasil usut 22 kasus pencucian uang (TPPU) dari narkoba, menyita aset Rp 221,386 miliar. “Saya selalu mengatakan kita harus bekerja dengan team work, jangan ego sektoral jangan loyalitas korps berlebihan, kita satu korps, korps merah putih, korps NKRI,” tegas Prabowo, menambahkan bahwa kekalahan dari narkoba akan menghalangi Indonesia jadi negara maju.

Lebih luas, Prabowo berkomitmen basmi mafia dan korupsi dalam pemerintahan, menolak “pemerintahan dalam pemerintahan” yang merugikan rakyat melalui pengakalan sistem. Ia ibaratkan kekayaan negara sebagai darah tubuh yang bocor bisa lumpuhkan bangsa, dan instruksikan Kapolri pimpin misi utama untuk amankan sumber daya nasional. “Tidak boleh ada pemerintahan dalam pemerintahan. Tidak boleh ada mafia dalam pemerintah,” ujarnya, menegaskan upaya tutup kebocoran anggaran dan perbaiki sistem secara menyeluruh.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *