Nigeria – Tragedi ledakan truk bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Bida, Negara Bagian Niger, Nigeria utara-tengah, menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 17 lainnya pada Selasa (21/10/2025). Insiden bermula ketika truk terguling, memicu warga sekitar berbondong-bondong mendekat untuk mengumpulkan bensin yang tumpah, yang kemudian meledak. Wasiu Abiodun, juru bicara Kepolisian Negara Bagian Niger, menyatakan korban luka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara pihak berwenang sedang menyelidiki identitas pengemudi, pemilik truk, dan akar penyebab kecelakaan.
Gubernur Umaru Bago menyatakan duka mendalam atas kejadian tragis ini, menyesalkan kebiasaan berbahaya warga yang nekat mendekati truk tangki rusak. “Ini situasi menyakitkan dan sulit bagi rakyat serta pemerintah negara bagian,” ujarnya. Analis menyoroti bahwa kecelakaan truk berat seperti ini sering terjadi belakangan, disebabkan kondisi jalan buruk dan minimnya infrastruktur kereta api untuk angkut BBM, yang memperburuk risiko di wilayah rawan.
Kebiasaan mengumpulkan BBM dari lokasi kecelakaan semakin marak di Nigeria sejak pemerintah Presiden Bola Tinubu mencabut subsidi bahan bakar, menyebabkan harga melonjak tajam. Tragedi serupa pernah menewaskan 98 orang pada Januari lalu, ketika warga menggunakan generator untuk memindahkan bensin dari truk rusak. Pihak kepolisian berharap penyelidikan ini bisa mencegah insiden berulang, sambil mendesak warga menghindari tindakan nekat demi keselamatan.
