Surabaya – Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, erupsi enam kali pada Selasa pagi dengan tinggi letusan hingga 700 meter di atas puncak. Liswanto, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, mengatakan, “Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 05.53 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak,” dan erupsi masih berlangsung hingga laporan dibuat.
Status Gunung Semeru tetap Waspada atau Level II, sehingga PVMBG memberi rekomendasi agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 km dari puncak serta tidak beraktivitas 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena potensi awan panas dan lahar. Liswanto juga mengingatkan agar tidak beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah karena bahaya lontaran batu pijar.
Masyarakat diimbau mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di lembah dan sungai berhulu di puncak Semeru terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, dan anak sungai Besuk Kobokan. “Masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” tambah Liswanto.

