Surabaya – Hingga Rabu malam (8/10/2025), sebanyak 40 jenazah korban ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo telah teridentifikasi dari total 67 kantong jenazah yang dievakuasi. Kabiddokkes Polda Jatim Kombes Pol. Khusnan Marzuki menyatakan, “Tim Polda Jatim telah berhasil melaksanakan identifikasi enam kantong jenazah, yang terdiri dari enam jenazah dan enam kantong jenazah cocok dengan enam nomor ante mortem.” Proses identifikasi masih berlangsung untuk 27 jenazah lainnya, dengan sampel DNA sudah dikirim ke laboratorium di Jakarta.

Korban yang teridentifikasi didominasi anak-anak, diduga kuat merupakan para santri. Kombes Khusnan menjelaskan, “Yang kami terima di Rumah Sakit Bayangkara, Surabaya, 62 (5 lainnya sudah diidentifikasi di RSI Siti Hajar dan RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo).” Total korban diduga mencapai 171 orang, dengan 104 santri berhasil selamat.

Operasi DVI (Disaster Victim Identification) masih terus berjalan menyelidiki identitas korban lewat pencocokan data ante mortem dan post mortem. Proses ini penting karena beberapa kantong jenazah berisi bagian tubuh yang tidak utuh. Penanganan yang teliti ini diharapkan bisa memberikan kepastian bagi keluarga korban yang menunggu kabar.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *