Bandung – Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut keracunan massal program makan bergizi gratis (MBG) di Cipongkor, Bandung Barat, sebagai keteledoran. Ia menjelaskan banyak SPPG baru yang belum terbiasa mengolah makanan dalam jumlah besar sehingga terjadi kesalahan teknis.
Untuk mencegah kejadian serupa, Dadan menginstruksikan agar makanan diolah maksimal 4-5 jam sebelum disajikan dan menggunakan bahan baku dari supplier berkualitas. Semua daerah juga diminta menyiapkan posko penanganan dengan koordinasi, obat-obatan, dan fasilitas mandi.
Para korban mengalami gejala seperti pusing dan mual akibat salah konsumsi makanan. Meski begitu, penanganan di lokasi mendapat apresiasi karena berjalan sigap dan terkoordinasi baik.
