Surabaya – Badan Gizi Nasional (BGN) menemukan 4.700 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) menyebabkan gangguan kesehatan pada siswa dari total satu miliar porsi yang sudah dibagikan. Kepala BGN, Dadan Hindayana, meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mulai dengan jumlah kecil untuk mengurangi risiko keracunan dan gangguan kesehatan.

Gangguan kesehatan ini banyak terjadi saat SPPG baru mulai beroperasi dan butuh adaptasi, terutama soal pengelolaan bahan makanan. Kasus terbanyak terjadi di Pulau Jawa dengan 27 kasus dan 2.606 orang terdampak, disusul Sumatra dan wilayah lain seperti Kalimantan dan Papua.

Dadan juga mengingatkan soal penggantian pemasok makanan, terutama kasus di Banggai Kepulauan yang menyebabkan 329 siswa sakit akibat pengolahan ikan cakalang yang kurang tepat. Ia menegaskan pentingnya mitigasi risiko dan investigasi sebelum bahan diganti.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *