Surabaya – Sidang Umum PBB pada 22 September 2025 menggelar konferensi tingkat tinggi untuk mendukung penyelesaian damai masalah Palestina dengan solusi dua negara. Konferensi ini dipimpin oleh Prancis dan Arab Saudi, dan Indonesia terlibat aktif sebagai bagian dari grup inti yang menggalang pengakuan negara terhadap Palestina.
Tujuan konferensi adalah mengajak sebanyak mungkin negara mengakui Negara Palestina agar posisi Palestina lebih kuat dalam negosiasi damai dengan Israel. Acara ini berlangsung selama tiga jam di New York, dengan harapan banyak negara baru seperti Inggris dan Portugal akan mengakui Palestina secara resmi.
Pada 12 September, Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi New York Declaration yang mendukung solusi dua negara dan solusi damai konflik Israel-Palestina, disetujui oleh 142 negara. Indonesia bersama 18 negara lain berperan mendorong pengakuan Palestina, sementara beberapa negara seperti Kanada dan Australia tengah mempertimbangkan langkah serupa.
