GARUT- Ledakan maut yang terjadi di Garut pada Senin malam, 12 Mei 2025, menewaskan 13 orang dan memicu respons cepat dari TNI AD. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menyatakan bahwa TNI AD membuka kesempatan bagi anak-anak korban ledakan untuk menjadi prajurit sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap keluarga korban.
Selain membuka peluang masuk TNI AD, Wahyu menyampaikan bahwa pihaknya juga membantu proses pemakaman seluruh korban, baik warga sipil maupun personel TNI. Hingga pukul 20.00 WIB, sembilan jenazah warga sipil telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan dengan bantuan TNI.
TNI AD melalui Korem 062/Tarumanegara dan Kodim 0611/Garut juga akan melaksanakan doa bersama dengan masyarakat sebagai bentuk duka cita. Wahyu berharap semua langkah ini dapat sedikit meringankan beban para keluarga yang ditinggalkan akibat insiden tragis tersebut.

